Antibiotic Untuk Mengobati Jerawat

Antibiotic untuk Mengobati Jerawat

Selain bahan alami, saat ini sudah tersedia antibiotic untuk mengobati jerawat. Ketika seseorang mengalami kondisi ini, pasti rasanya akan sangat mengganggu, sakit dan menurunkan mood. Bahkan bisa menghilangkan rasa percaya diri selama masih berjerawat.

Untuk itu, beberapa orang sejak dulu sudah berusaha mencari cara untuk menghilangkan jerawat ini. Hingga kini masih banyak cara pengobatan yang dilakukan oleh orang – orang, baik dengan cara minum obat, mengoleskan salep atau memberikan tempelan masker.

Namun tahukah kamu, bahwa dengan antibiotic untuk mengobati jerawat masalah ini bisa dengan mudah teratasi. Selain obat – obatan lainnya, antibiotic tergolong cukup ampuh mengatasi masalah ini. Hal ini tentu layak kamu coba jika kamu mengalami masalah yang sama.

Sebelum itu, kamu harus memahami apa saja gejala jerawat. Agar ketika muncul gejala tersebut, kamu sudah paham apa yang akan terjadi selanjutnya, serta bisa melakukan persiapan seperti mencari obat antibiotic di apotek terdekat dari rumah.

Beberapa Gejala Munculnya Gangguan Jerawat

Semua penyakit selalu memiliki gejala yang bisa menjadi penilaian dan persiapan, termasuk berjerawat. Meskipun kelihatannya gangguan kulit ini lebih sering terjadi pada wanita, namun bukan berarti tidak pernah terjadi pada laki – laki.

Ada beberapa penyebab terjadinya gangguan kulit ini. bisa terjadi karena adanya produksi minyak berlebih di wajah, adanya kotoran atau sel kulit mati yang tidak cepat terangkat, atau naiknya hormone.

BACA JUGA:  Salep untuk Hilangkan Jerawat

Namun semua itu bisa ditangani dengan antibiotic untuk mengobati jerawat. Selain mengetahui apa saja penyebabnya, kamu harus memahami gejala munculnya jerawat. Ini dia beberapa gejala yang harus kamu pahami.

  1. Muncul benjolan yang terasa sakit

Gejala yang pertama adalah munculnya benjolan. Benjolan ini bisa muncul di area wajah mana saja, bisa saja di dagu, hidung, dahi, pipi dan area lainnya. Benjolan tersebut awalnya hanya berukuran kecil dan tidak begitu memberikan rasa sakit.

Namun lama – kelamaan, benjolan akan membesar dan terasa sakit. Rasa sakitnya akan lebih menyiksa jika disentuh. Apalagi jika berusaha dipecahkan. Sehingga lebih baik jangan menyentuh benjolan sama sekali agar tidak terlalu merasa sakit.

  1. Lebih sensitive di area dekat benjolan

Ketika berjerawat, kamu juga akan merasakan peradangan di area dekat benjolan. Sehingga ketika disentuh juga akan terasa sakit. Itu sebabnya kamu membutuhkan antibiotic untuk mengobati jerawat untuk mengurangi peradangannya.

Peradangan di sekitar benjolan bisa jadi tidak berubah warna jadi kemerahan, namun jika sudah parah, warnanya akan berubah jadi agak merah. Apalagi jika bentuk benjolannya cukup besar dan terlihat banyak cairan di dalamnya.

  1. Terdapat cairan dalam benjolan

Gejala lainnya adalah terdapat cairan di dalam benjolan. Cairan tersebut bisa berupa cairan biasa, cairan nanah atau bahkan nanah bercampur darah. Biasanya benjolan tersebut akan kempis sendiri sehingga tidak mengeluarkan cairan.

BACA JUGA:  Apa Saja Jenis Jerawat Sih

Namun jika dipaksa dipecahkan, benjolan akan mengeluarkan cairan berisi nanah dan darah. Sebaiknya jika mengalami hal ini, jangan sampai dipecahkan sendiri karena hanya akan menambah rasa sakit, namun belum tentu bisa sembuh.

Beberapa gejala tersebut bisa dipahami sendiri. Orang – orang juga sudah mulai mudah memahami apa saja ciri – ciri berjerawat. Itulah mengapa mereka juga mudah mempersiapkan diri dengan membeli obat atau antibiotic untuk mengobati jerawat.

Namun sebelum kamu membelinya, pastikan kamu memahami merk antibiotic apa saja yang disarankan untuk mengobati jerawat. Beberapa antibiotic ada yang berupa obat untuk diminum atau dioleskan. Semuanya dapat dibeli dengan mudah di apotek terdekat.

Daftar Antibiotic untuk Mengobati Jerawat

Antibiotic pada umumnya memiliki kegunaan membunuh bakteri dalam tubuh. Sehingga semua penyakit yang disebabkan oleh bakteri biasanya disembuhkan dengan bantuan antibiotic. Begitu juga dengan gangguan jerawat. Ini dia daftar antibiotic yang bisa dibeli di apotek.

  1. Clindamycin

Kebanyakan orang menggunakan clindamycin sebagai obat penyembuh jerawat. Hal ini karena clindamycin dapat meredakan pembengkakan di area benjolan sekaligus mengandung antibiotik untuk membunuh bakteri.

Namun durasi penggunaannya cukup lama hingga hasilnya maksimal. Kamu membutuhkan waktu sekitar 1 bulan sampai benjolan benar – benar hilang bersama bekasnya. Namun hasilnya cukup ampuh dan terbukti maksimal.

  1. Tetracycline
BACA JUGA:  Skincare untuk Kulit Kering

Antibiotic untuk mengobati jerawat lainnya adalah tetracycline. Cara menggunakannya bukanlah dioleskan, karena obat ini dipakai dengan cara diminum. Cara kerjanya adalah dengan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab dan meredakan peradangan.

Hanya saja tetracycline ini tidak mudah dibeli di apotek begitu saja tanpa resep dokter. Khususnya untuk penderita berjerawat yang sudah sangat parah. Karena terdapat beberapa dosis yang harus ditentukan oleh dokter sebelum digunakan.

  1. Azithromycin

Bisa dibilang, obat azithromycin sangat ampuh menyembuhkan jerawat. Meskipun bukan obat salep, tapi proses menyembuhkannya tidak membutuhkan waktu lama. Azithromycin akan menyembuhkan dengan cara membunuh bakteri penyebab.

Rasa sakit akibat peradangan juga akan mudah diredakan dengan obat ini. Selain itu azithromycin juga bisa mencegah infeksi akibat jerawat yang parah.

  1. Trimethoprim

Sebagai salah satu antibiotic untuk mengobati jerawat, trimethoprim terbilang ampuh menyembuhkan benjolan. Hanya saja terdapat kekurangan, yaitu tidak terlalu dapat meredakan peradangan. Sehingga rasa sakitnya masih akan terasa selama pemakaian.

  1. Erythromycin

Erythromycin merupakan antibiotic dalam bentuk salep. Cara menggunakannya hanya perlu dioleskan ke area benjolan dan sekitarnya. Sama dengan antibiotic lainnya, obat ini memiliki kandungan yang dapat membunuh bakteri dan mengurangi peradangan.

Kamu bisa saja menggunakan obat lain disamping beberapa antibiotic tersebut. Karena ternyata ada beberapa jenis antibiotic untuk mengobati jerawat yang lebih ampuh saat digunakan bersamaan dengan obat lain.